Menurut laporan kantor berita Abna dengan mengutip Al-Mayadeen, Hizbullah Lebanon mengeluarkan pernyataan mengutuk agresi zalim Amerika terhadap Irak yang mengakibatkan syahid dan terlukanya sejumlah orang.
Dalam pernyataan Hizbullah mengenai hal ini disebutkan: "Agresi ini adalah pelanggaran nyata dan berbahaya terhadap hukum internasional dan pelanggaran terhadap kedaulatan dan kemerdekaan Irak. Agresi berbahaya ini yang dilakukan dengan partisipasi sebuah negara Arab, merupakan awal dari konsekuensi berbahaya bagi kawasan."
Hizbullah menekankan: "Agresi ini hanya menguntungkan rencana Amerika-Israel yang bertujuan untuk mengganggu stabilitas kawasan dan menciptakan perpecahan di antara umat Muslim. Seharusnya Arab Saudi lebih baik menggunakan dialog dan perundingan serta membuka saluran komunikasi diplomatik dengan Irak untuk menyelesaikan segala ketegangan atau krisis."
Dalam bagian lain dari pernyataan ini, Perlawanan Islam Lebanon menyatakan dukungannya kepada Irak dan rakyat tercinta negara ini dan menekankan: "Pertumpahan darah orang-orang Irak oleh Amerika sekali lagi menunjukkan tujuan permusuhan Washington terhadap Irak dan upayanya untuk mencegah stabilitas negara ini."
Hizbullah menekankan: "Menghadapi agresi ini, harus segera diambil sikap Arab, Islam, dan internasional yang tegas dan bertanggung jawab untuk mengakhiri kebijakan permusuhan Amerika. Diam terhadap agresi ini dan terus berpaling dari pendekatan berbahaya ini, pasti akan membawa konsekuensi berbahaya bagi kawasan."
Komentar Anda